Pantheratrade Live Lego Market dan ATG Robot Trading, Trio Maut Dunia Trading

Pantheratrade live
Pantheratrade live

 

*Catatan Pantheratrade live : Broker Pantheratrade Live dan lego Market beberapa waktu yang lalu mendapat keluhan dari para pengguna ATG Robot autotrading yang sebelumnya cukup mendapat banyak perhatian dari para trader dan investor di dunia trading, terutama gold dan forex. Menurut beberapa member dari auto trade ini menceritakan kepada teknokdr.com bahwa dana yang sudah mereka investkan tidak bisa ditarik atau istilah dalam trading tidak bisa di WD atau withdraw.

Masalah Pantheratrade Live

Seperti kita semua ketahui, bahwa ATG atau robot trading atg yang merupakan kependekan dari Auto Trade Gold, dilaporkan ke Bareskrim Polri pada tengah juli 2022 yang lalu, karena adanya indikasi penipuan dan penggelapan uang Nasabah dari ATG tadi. Sebelumnya sempat dilakukan somasi yang dilakukan oleh nasabah ATG yang dalam hal ini menggunakan Pantheratrade live sebagai brokernya dan tidak pernah ditanggapi oleh ATG. Merasa somasinya tidak pernah direspon dan adanya itikad baik dari pihak ATG, Pantheratrade serta lego market, maka para nasabah yang berjumlah sekitar 141 orang melaporkan ke Bareskrim, dengan total jumlah kerugian hingga Rp 15 miliar.

Pelaporan robot ATG ini juga menghebohkan wilayah di Lampung, dimana yang paling disorot adalah Panthera trade serta pihak terlapor yang terlibat yaitu Wahyu Kenzo atau Wahyu Saptian Dyfrig.

Teknokdr.com sering membahas mengenai robot trading yang tampaknya memang menggiurkan namun tetap saja ini adalah suatu hal yang “too good to be true” seperti mimpi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Memang yang terlihat dari history trading robot ini sungguhlah luar biasa dan menggiurkan para investor, termasuk beberapa trader senior juga ada yang tergiur.

Karena banyak para senior yang bergabung serta beberapa nama besar yang melakukan endorsement robot ini, maka berbondonglah orang orang bergabung dengan beberapa diantaranya menggadaikan harta mereka, termasuk rumah atau tanah milik mereka. Yang membuat mereka tertarik dengan viralnya robot trading ini adalah, kecepatan dalam mendapatkan profit dan besarnya profit yang akan mereka dapatkan. Ucapan seperti “rugi sekali, untungnya terus-terusan” juga bisa menjadi pemicu relanya para investor join ke robot ATG ini.

Secara Nalar jelas Tidak Mungkin

Padahal secara logika, bahkan seorang trader profesional yang sudah malang melintang di dunia trading gold atau forex, tidak pernah mampu mendapatkan profit sebesar itu dalam waktu singkat. Meski begitu beberapa trader seniorpun seolah mengabaikan logikanya dan ikutan terjerumus untuk join investasi bodong ini. Logika yang harusnya dipahami para senior trader pun seperti sirna, padahal belom pernah ada Trader profesional  dengan portofolio “seindah” robot ATG ini, dan ini harusnya bisa dijadikan patokan apakah investasi ini bodong atau tidak.

Keanehan Robot ATG

Teknokdr.com sendiri mendapatkan keanehah yang ada di Robot ATG. Salah satu yang patut di soroti adalah, bahwa EA atau Expert Advisor yang digunakan dalam Robot ATG ini hanya bisa menggunakan broker Panthera Trade live dan Lego Market saja. Padahal seharusnya Expert Advisor bisa berjalan dengan baik di metatrader dengan menggunakan Broker manapun. Sehingga ini cukup aneh dan seharusnya bisa menjadi pertimbangan para investor, kenapa hanya dua broker tersebut yang bisa menjalankan EA ini. Sejatinya penggunaan Robot atau EA yang sakti, selalu memunculkan pertanyaan klasik dari para trader baik pemula atau senior, salah satunya adalah “ Bila EA ini begitu menguntungkan, kenapa masih mencari investor, kenapa tidak digunakan sendiri oleh pemiliknya?”

Sekedar informasi saja, ternyata Lego Market dan Pantheratrade Live adalah sama, keduanya terdaftar dan dimiliki oleh lego market. Keanehan lainnya adalah EA di robot ATG ini tidak menggunakan file yang berkestensi mq4 atau ex4 seperti EA pada umumnya yang banyak digunakan oleh para trader di seluruh dunia di MT4 mereka. Juga tidak ada system PAMM seperti yang ada di beberapa broker yang mengijinkan trader untuk mengelola uang dari nasabah atau klien secara bersama.

Broker Pantheratrade Live dan Lego Market Bermasalah

Selain keanehan tadi, kedua broker ini juga sering mendapat keluhan dari para penggunanya. Salh satunya adalah bahwa dan yang ada dibroker tersebut sulit ditarik, dan bahkan ada yang sama sekali tidak bisa ditarik lagi uang mereka. Sebagai info broker Pantheratrade dan lego market ini memiliki licensi dari negara offshore yang biasanya memang menjadi tempat paling mudah mendapatkan licensi broker. Namun begitu, broker dengan licensi ini rentan sekali dengan scammer, atau penipuan. Meski tidak semua, tapi kebanyakan broker penipu adalah mereka yang terdaftar di negara kepulauan yang asing ini. Pada dasarnya ini dipilih broker karena negara offshore tidak memiliki regulasi forex yang kuat.

Lego market sendiri terdaftar dibawah NFA menurut keterangan mereka, namun faktanya adalah, mereka hanyalah terdaftar dibawah NFA namun tidak merupakan anggota dari NFA. Oleh karena kasus dari robot ATG ini, broker Lego Market sudah diblokir aksesnya dari MQL5 karena terbukti adanya manipulasi data pada trading mereka. Di Indonesia Satgas Waspada Investasi SWI juga telah melakukan blokir akses robot ATG baik Lego Market maupun Pantheratrade live karena sangat merugikan masyarakat.

Penutup

Dengan maraknya investasi bodong seperti Robot ATG ini maka ada baiknya setiap ada tawaran investasi selalu cek kembali broker apa yang diusung, bagaimana regulasinya, apakah terdaftar secara hukum dengan benar. Boleh negara luar selain Indonesia, tapi tetap saja harus mewaspadai negara mana itu, dan bagaimana track record nya di dunia investasi. Selamat berinvestasi.