Menguasai Indikator Accumulation Distribution untuk Meningkatkan Profit Trading

Menguasai Indikator Accumulation Distribution untuk meningkatkan potensi profit dalam trading forex.

Indikator Accumulation Distribution

Bagi para pelaku bisnis di bidang trading forex, pengetahuan tentang volume trading sangat penting untuk memperkirakan arus uang yang masuk dan keluar dalam trading. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih dan menggunakan indikator teknikal yang tepat untuk membantu menentukan keputusan dalam trading. Salah satu indikator teknikal yang sangat berguna dan dapat diakses pada platform MT4 Indikator Accumulation Distribution adalah Indikator A/D. Indikator ini dapat membantu menentukan arah trend apakah akan berlanjut atau justru akan berbalik arah. Dalam artikel ini akan dibahas secara rinci apa itu MT4 Accumulation Distribution dan bagaimana cara menggunakannya dalam trading.

Apa itu AD ?

Indikator Accumulation Distribution awalnya digunakan dalam perdagangan saham, namun saat ini sudah dapat digunakan dalam perdagangan keuangan lain, termasuk forex. Indikator A/D membantu trader dalam mengenali tren yang sedang terjadi di pasar dengan memperhatikan dua komponen, yaitu tindakan pembelian yang disebut ‘akumulasi’ dan tindakan penjualan yang disebut ‘distribusi’. Dengan indikator ini, trader dapat memperkirakan kemungkinan pergerakan harga di masa depan berdasarkan analisis data volume dan harga. Dengan begitu, Indikator Accumulation Distribution dapat menjadi alat yang berguna bagi trader dalam melakukan perdagangan di pasar keuangan.

Formula dari Accumulation Distribution

Formula Indikator Accumulation Distribution adalah sebagai berikut:

Money Flow Multiplier = [(Close – Low) – (High – Close)] / (High – Low)
Money Flow Volume = Money Flow Multiplier x Volume
Accumulation Distribution Line = Previous ADL + Current Money Flow Volume

Money Flow Multiplier adalah nilai yang menunjukkan seberapa besar tekanan pembelian atau penjualan pada aset. Jika nilai positif, maka menunjukkan pembelian, sedangkan jika negatif, menunjukkan penjualan.

Money Flow Volume adalah hasil perkalian antara Money Flow Multiplier dengan volume perdagangan pada saat itu.

Accumulation Distribution Line (ADL) adalah jumlah dari Money Flow Volume pada setiap periode. Nilai ADL yang semakin meningkat menunjukkan bahwa aset tersebut sedang mengalami akumulasi, sedangkan nilai ADL yang semakin menurun menunjukkan distribusi.

Dalam trading forex, Indikator Accumulation Distribution dapat membantu trader untuk menentukan kemungkinan perubahan tren harga di masa depan. Dengan memperhatikan nilai ADL, trader dapat mengetahui apakah aset tersebut sedang diakumulasi atau didistribusikan, sehingga dapat mengambil keputusan trading yang tepat.

Inikator AD di MT4

Cara menggunakan Indikator Accumulation Distribution :

Indikator Accumulation Distribution atau yang biasa disebut Indikator A/D adalah salah satu indikator teknikal yang tersedia di platform MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5). Indikator ini dapat membantu trader untuk mengenali arah tren yang sedang terjadi di pasar dan potensi perubahan arah harga.

Indikator A/D bekerja berdasarkan perhitungan volume trading dan pergerakan harga. Indikator ini mengukur aliran uang masuk dan keluar dari sebuah aset dengan menghitung selisih antara harga penutupan dan pembukaan serta volume trading pada periode tersebut. Jika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan dan volume trading meningkat, maka indikator A/D akan mengindikasikan terjadi akumulasi atau pembelian. Sebaliknya, jika harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan dan volume trading menurun, maka indikator A/D akan mengindikasikan terjadi distribusi atau penjualan.

Pada platform MT4 dan MT5, trader dapat menemukan indikator A/D di bagian Indicators pada toolbar. Setelah di klik, akan muncul jendela konfigurasi yang memungkinkan trader untuk mengubah parameter seperti periode waktu yang digunakan dalam perhitungan indikator. Selain itu, trader juga dapat menambahkan level support dan resistance sebagai referensi dalam menentukan entry dan exit point.

Indikator A/D dapat digunakan bersamaan dengan indikator teknikal lainnya untuk membantu mengkonfirmasi sinyal trading. Namun, seperti halnya dengan indikator teknikal lainnya, Indikator A/D juga memiliki kelemahan dan kelebihan yang perlu dipahami oleh trader sebelum menggunakannya dalam trading forex.

Dalam penggunaannya, trader juga perlu memperhatikan bahwa sinyal yang dihasilkan oleh indikator A/D sebaiknya dikonfirmasi dengan analisis fundamental dan teknikal yang komprehensif untuk memperoleh hasil trading yang lebih akurat dan konsisten.

Cara membaca Indikator Accumulation Distribution

Indikator Accumulation Distribution (A/D) memberikan informasi tentang arus uang masuk dan keluar dari suatu aset atau pasar. Berikut adalah cara membaca indikator A/D:

  • Kenaikan dan Penurunan Garis: Garis A/D akan naik jika volume pada saat harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan. Sebaliknya, garis A/D akan turun jika volume pada saat harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan.
  • Garis Tren: Jika garis A/D bergerak ke arah atas, hal ini menunjukkan akumulasi (pembelian) sedang terjadi. Sebaliknya, jika garis A/D bergerak ke arah bawah, hal ini menunjukkan distribusi (penjualan) sedang terjadi.
  • Divergensi: Divergensi terjadi ketika harga aset naik tetapi garis A/D turun atau ketika harga aset turun tetapi garis A/D naik. Hal ini menunjukkan bahwa ada ketidakcocokan antara harga dan arus uang masuk/keluar, yang mungkin menandakan perubahan tren di masa depan.
  • Level Nol: Garis A/D memiliki level nol di tengah-tengah grafik. Jika garis A/D berada di atas level nol, ini menunjukkan arus uang masuk lebih besar dari arus uang keluar, dan sebaliknya jika garis A/D berada di bawah level nol.

Dalam keseluruhan, indikator A/D dapat membantu trader untuk mengenali arah pergerakan harga dan memperkirakan apakah suatu aset sedang diakumulasi atau didistribusikan. Namun, seperti halnya dengan semua indikator teknikal, tidak disarankan untuk mengandalkan indikator A/D secara eksklusif dalam pengambilan keputusan trading, tetapi perlu juga dikombinasikan dengan analisis lainnya untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap.

Kesimpulan

Dalam trading forex, Indikator Accumulation Distribution (A/D) dapat memberikan informasi penting terkait arus uang dalam pasar. Indikator ini dapat membantu trader untuk mengidentifikasi apakah suatu aset sedang diakumulasi atau didistribusikan, sehingga dapat membantu memprediksi kemungkinan pergerakan harga di masa depan. Dengan memahami cara membaca indikator A/D dan menggunakan informasinya secara tepat, trader dapat meningkatkan kemampuan analisis teknikal mereka dan membuat keputusan trading yang lebih baik. Namun, seperti indikator teknikal lainnya, A/D juga memiliki keterbatasan dan tidak dapat diandalkan 100%. Oleh karena itu, trader harus menggunakan indikator ini secara bijak dan memadukannya dengan analisis fundamental dan pengelolaan risiko yang baik.

Rangkuman lengkap tentang Forex, Strategi Forex, Artikel Forex, Tips Forex, dan Review Forex simak disini.

RANGKUMAN TENTANG FOREX